Kategori
Pendidikan

Klasifikasi Makhluk Hidup

Pierogypocket –┬áTahukah Kamu, ada berapa jenis makhluk hidup di muka bumi ini? Sangat banyak bukan? Atas dasar itulah para ahli melakukan klasifikasi makhluk hidup.

Tujuan klasifikasi makhluk hidup dilakukan adalah untuk mempermudah sekaligus membuat sederhana pembahasan keilmuan mengenai biologi sehingga bisa diajarkan secara luas. Selain itu, dengan klasifikasi ini Kamu juga dapat mengetahui makhluk hidup mana yang memiliki hubungan dan persamaan.

Tingkatan Takson dalam Klasifikasi Makhluk Hidup

Untuk mengurai klasifikasi, Kamu perlu paham bahwa pengklasifikasian makhluk hidup bisa dilakukan dengan berbagai macam cara berdasarkan taksonnya.

Takson merupakan tingkatan unit (makhluk hidup) yang disusun dalam level dari yang tertinggi hingga terendah. Setiap tingkatan memiliki klasifikasinya tersendiri.

Adapun tingkatan tertinggi disebut dengan takson Kingdom (Kerajaan). Dalam banyak pembahasan, takson inilah yang umumnya dibahas oleh anak sekolah dan karenanya Kamu penting untuk memahami klasifikasi makhluk hidup takson Kingdom.

Klasifikasi Makhluk Hidup Takson Kingdom

Upaya pengelompok makhluk hidup dalam takson Kingdom berkembang dari waktu ke waktu. Mulai dari klasifikasi 2 Kingdom, 3 Kingdom, 4 Kingdom, 5, Kingdom, 6 Kingdom, hingga yang terakhir 7 Kingdom.

Perkembangan ini tak terlepas juga dari perkembangan ilmu pengetahuan yang terus maju dari ke waktu. Sehingga menuntut perbaikan pada setiap masanya agar lebih mendekati kepada hakikat yang sesungguhnya. Kita akan coba bahas semua klasifikasinya.

1. Klasifikasi 2 Kingdom

Pada mulanya, pembagian makhluk hidup hanya dua. Klasifikasi ini dibuat oleh Aristoteles dan disempurnakan oleh Carolus Linnaeus pada 1758. Pembagiannya yaitu:

  • Kingdom Plantae (Tumbuhan)
  • Kingdom Animalia (Hewan)

2. Klasifikasi 3 Kingdom

Pada tahun 1866, seorang pakar Biologi asal Jerman bernama Ernest Haeckel mengubah klasifikasi menjadi 3 dengan menambah Kingdom Protista yang menurutnya bukan tergolong hewan dan bukan juga tumbuhan.

Sehingga klasifikasinya sebagai berikut:

  • Kingdom Plantae
  • Kingdom Animalia
  • Kingdom Protista

3. Klasifikasi 4 Kingdom

Seiring perkembangan, Ahli Biologi yang berasal dari Amerika Serikat, yakni Faulkner Copeland melakukan perbaikan pada 1956 setelah mampu membedakan organisme eukariotik dengan prokariotik. Ia lantas menambah 1 klasifikasi baru.

Dengan demikian, penggolongannya menjadi sebagai berikut:

  • Kingdom Plantae
  • Kingdom Animalia
  • Kingdom Protista
  • Kingdom Monera

4. Klasifikasi 5 Kingdom

13 tahun kemudian, tepatnya tahun 1969, ahli Ekologi yang berasal dari AS, yakni H.Whittaker menemukan klasifikasi yang lebih luas.

Dalam klasifikasinya, Ia menggunakan landasan tingkatan organisme, faktor nutrisi, serta susunan selnya yang membuat jamur (fungi) digolongkan terpisah.

Maka kemudian inilah klasifikasinya:

  • Kingdom Plantae
  • Kingdom Animalia
  • Kingdom Protista
  • Kingdom Monera
  • Kingdom Fungi

5. Klasifikasi 6 Kingdom

Selanjutnya, pada tahun 1977, seorang pakar Mikrobiologi Amerika Serikat yang bernama Carl Woese, menemukan bahwa dalam Kingdom Monera terdapat dua karakter yang berbeda. Sehingga Ia merasa perlu untuk memberikan 1 golongan organisme baru dan membuat susunan baru.

Akhirnya, begini klasifikasinya:

  • Kingdom Plantae
  • Kingdom Animalia
  • Kingdom Fungi
  • Kingdom Protista
  • Kingdom Eubacteria
  • Kingdom Archaebacteria

6. Klasifikasi 7 Kingdom

Klasifikasi paling mutakhir dicetuskan oleh Thomas Cavalier Smith, ahli Biologi Inggris yang mengemukakan penelitiannya pada tahun 1998. Menurutnya, pengelompokan Kingdom mestinya ada 7.

Berikut klasifikasinya:

  • Kingdom Plantae
  • Kingdom Animalia
  • Kingdom Fungi Eumycota
  • Kingdom Chromista
  • Kingdom Protista Protozoa
  • Kingdom Eubacteria
  • Kingdom Archaebacteria

Sejauh ini, klasifikasi makhluk hidup dalam takson Kingdom ada 7 bagian. Namun tak menutup kemungkinan kelak akan ada perubahan, mengingat ilmu yang terus berkembang dari waktu ke waktu. Bahkan bukan tak mungkin, Kamu adalah ilmuwan yang kelak menemukannya.